Rekaman Hati

im not believe

pada sebuah puisi

hingga goresan pena yang tinggal setitik

pada akhirnya aku merasakannya..

setelah aku luluhkan egokuhatikunci

betapa bodohnya aku tak mampu membunuhnya

karena aku yakin akan fana dengan sendirinya

setelah ribuan hentakan jemariku diatas huruf huruf

tapi ternyata

rasa sayang yang tidak ingin kumiliki

bahkan membuat rasa itu abadi

biarlah aku tak memilikimu

Category: Uncategorized
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
11 Responses
  1. bintang says:

    sepertinyta menyimpan ribuan makna yang terpendam

    [Reply]

    idham Reply:

    maknanya sangat dalam…

    [Reply]

  2. anas says:

    salam kenal…

    puisi nya oke juga,,..aku malah gak bisa bikin puisi…

    [Reply]

  3. narno says:

    mencintai tak harus memiliki begitu kan Mas

    [Reply]

    idham Reply:

    betul, ternyata cinta yg tidak memiliki malah abadi…
    tapi kalo memiliki malah lama lama luntur dan hilang

    [Reply]

  4. gadis jeruk says:

    wahh.. saya g bisa langsung mengartikan makna dari sebuah puisi..

    [Reply]

  5. atlet says:

    puisi sederhana yang memiliki kemewahan arti dan mengandung kekayaan makna yang bisa di ambil….

    [Reply]

  6. hanif IM says:

    tentang cinta? tentang seseorang?

    [Reply]

  7. rio seto says:

    ini dia, bakat terpendamnya keluar, informatika, seni, dan ekonomi (penting, tahun 2010 belajar mengembangkan monetisasi blog, hehe..)
    :D

    [Reply]

  8. kasih tak sampai? hiks.. sama..

    [Reply]

  9. Teguh Aditya says:

    hatinya mengkilau..bikin silau..

    [Reply]

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>